Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Rakyat

Dongeng Legenda Gunung Merapi - Yogyakarta

Gambar
Cerita legenda, dongeng rakyat Yogyakarta pembagian terstruktur mengenai legenda Gunung merapi, babad tanah jawa Cerita Legenda Gunung Merapi - Yogyakarta Diceritakan dalam Babad Tanah Jawa, ada seorang Panembahan Senopati yang sedang bertapa di Nglipura, bersahabat Bantul. Setelah Panembahan Senopati final bertapa, lalu Ki Juru mertani mengajukan pertanyaan kepadanya, " apakah yang Kau Dapatkan di dalam tapamu?" Panembahan Senopati menjawab, " aku menerima Lintang Johar di Nglipura." Segera Ki Juru mertani bertanya kembali terhadap senopati " apakah lintang Johar itu mampu dapat menetralisir mara bahaya?" " tidak paman," ujar Panembahan Senopati. " kalau begitu, bertapa lah lagi kau Senopati," kata ki Juru mertani. Ki Juru mertani melanjutkan perkataannya " hanyutkan lah sebatang kayu di sungai, naiklah engkau di atas kayu yang hanyut itu. Setelah kau sampai di Laut Kidul, kamu akan menjumpai Ratu Kidul." Pan...

Dongeng Dongeng - Asal Usul Guntur Dilangit

Gambar
Cerita dongeng anak asal mula Guntur atau petir dilangit Pada jaman dahulu periode, insan dan peri hidup rukun berdampingan, Si peri Mekhala yaitu peri yang anggun dan juga berilmu, ia berguru pada Shie. Selain simekhala, Shie juga mempunyai murid laki-laki yang bernama Ramasaur. Ramasaur kalah pandai dengan Mekhala dan ia pun selelu iri pada kepandaian mekhala. Akan namun Guru Shie tetap sayang terhadap kedua muridnya dan tidak pernah membeda-bedakan kedua muridnya. Cerita Dongeng anak asal mula petir (guntur) dilangit Pada suatu hari Guru Shie memanggil kedua muridnya dan berkata "Besok... berikanlah kepadaku secawan sarat air embun, barang siapa yang lebih singkat menerima secawan sarat air embun, beruntunglah ia. Karena dari secawan sarat air embun itu akan ku ubah menjadi permata yang dapat mengabulkan undangan apapun." Kedua muridnya terkesima mendengar perintah dari gurunya. Ramasaur membayangkan beliau akan meminta harta benda dan kemewahan sehingga da...